Kajian rutin 7 Rabi'ul Awwal 1443H
*وَلَا يَنْفَعُكُمْ نُصْحِي إِنْ أَرَدْتُ أَنْ أَنْصَحَ لَكُمْ إِنْ كَانَ اللَّهُ يُرِيدُ أَنْ يُغْوِيَكُمْ ۚ هُوَ رَبُّكُمْ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ*
Hud 11:34
Dan tidaklah bermanfaat kepadamu nasehatku jika aku hendak memberi nasehat kepadamu, sekiranya Allah hendak menyesatkan kamu; Dia adalah Tuhanmu, dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.
Kata orang bijak :
Nasihat tidak mungkin bersatu dengan kedengkian, bahkan ia (nasihat) adalah lawannya.(Ibn al-Qayyim)
① Nasehat menjadi pengingat bagi seseorang untuk melakukan muhasabah atau introspeksi, menjauhkannya dari perilaku tercela, menjadi pengingat nya dalam kebaikan, dan sarana terciptanya hubungan silaturahim dan persaudaraan yang kuat.
② Pilar kepemimpinan itu ada lima. Perkataan yang benar, menyimpan rahasia, menepati janji, senantiasa memberi nasehat dan menunaikan amanah.(Imam Syafi'i).
③ Jika kamu hendak memberi nasehat, sampai kanlah secara rahasia bukan terang²-an dan dengan sindiran bukan terang²-an. Terkecuali jika bahasa sindiran tidak dipahami oleh orang yang kamu nasehati, maka berterus teranglah!
④ Nasehatilah anakmu dengan kelembutan, bukan teriakan. Karena hujanlah yang menumbuhkan bunga, bukan petir kilat yang menggelegar.
⑤ Kelembutan tutur kata dan perbuatan landasan membangun keharmonisan, kunci nasehat dan penyelesaian permasalahan.
⑥ Allah ﷻ berfirman :
*فَقُولَا لَهُۥ قَوۡلٗا لَّيِّنٗا لَّعَلَّهُۥ يَتَذَكَّرُ أَوۡ يَخۡشَىٰ*
Tha-Ha, 20:44
Maka berbicaralah kamu berdua(Musa dan Harun) kepadanya (Fir'aun) dengan kata² yang lemah lembut, mudah²-an dia sadar atau takut.
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
sumber Wag Ust Zainuddin
Komentar
Posting Komentar